oleh

Polisi Buru Pelaku Penikaman di Ibolian

LOLAK, KILAS – Tindakan penganiayaan menggunakan senjata tajam berujung pada kematian terjadi di Desa Ibolian, Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Minggu (10/02/2019) subuh.

Informasi yang dihimpun Tribun Manado dari Kodim Bolmong, adanya tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan Jhonson Sakul (46) pekerjaan tani alamat Desa Ibolian meninggal dunia.

Kronologisnya, pada hari Minggu tanggal 10 Februari 2019 pukul 02.30 Wita, bertempat di Desa Ibolian Jalan AKD Kecamatan Dumoga Tengah telah terjadi tindak pidana penikaman terhadap korban Jhonson Sakul yang dilakukan oleh seseorang yang belum diketahui identitasnya.

Menurut keterangan dari saksi Rian Sakul (22) bahwa, dirinya saat itu berada didalam los acara pada Kasim Dongkilat di Desa Ibolian. Kemudian dapat informasi pamannya Jhonson Sakul ditikam dipinggir Jalan AKD Desa Ibolian depan lapangan, kemudian saksi pergi ke tempat kejadian, namun korban sudah dibawa ke Klinik  Pustu Desa Ibolian Satu.

Selanjutnya, saksi dan keluarga membawa korban ke Klinik Sri Medika Mopuya, setelah sampai diklinik selanjutnya dari pihak klinik Sri Medika menyarankan untuk merujuk korban ke RS Kotamobagu.

Kemudian keluarga merujuk korban ke RS Kotamobagu dengan menggunakan Mobil Ambulan Klinik Sri Medika Mopuya.

Pukul 03.00 Wita, korban tiba di RS Kotamobagu dan diperiksa oleh Dokter RS, dan Dokter menyampaikan kepada keluarga bahwa korban sudah Meninggal dunia dalam perjalanan menuju RS.

Korban meninggal dunia dengan luka tusuk dibagian rusuk bagian kanan.

Usai dokter melakukan pemeriksaan, keluarga membawa korban kerumah duka di Desa Ibolian satu dusun III untuk prosesi pemakaman.

Akibat kejadian tersebut K
Korban Jhonson Sakul meninggal dan pelakunya belum diketahui.
Korban mengalami luka tusuk dibagian rusuk kanan.

Khasus penganiayaan penikaman tersebut sudah ditangani oleh pihak aparat Kepolisian, untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kabag Humas Polres Kotamobagu AKP Rusdin Zima saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus penganiyaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Pihak kepolisian menghimbau
terhadap kelurga korban dan rekan rekan korban, agar permasalahan sepenuhnya ditangani oleh pihak aparat Kepolisian.

“Percayakan kepada kepolisian untuk mengusut dan mengungkap kasus ini sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bersama,” tegasnya.

Saat ini kepolisian sedang bekerja untuk mencari pelaku dan dihukum sesuai perbuatan. (Syd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.