oleh

Danramil 1303-02/Passi Berikan Sosialisasi Kamtibmas

KOTAMOBAGU – Masyarakat dihimbau untuk dapat memberikan informasi cepat bila mengetahui adanya indikasi yang dapat menimbulkan gangguan Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Hal oleh dikemukakan Danramil 1303-02/Passi Kapten Inf Asrak Badarun dalam sosialisasi penyuluhan Kamtibmas yang bertempat di Kantor Kelurahan Mongkonai Barat Kecamatan Kotamobagu Barat Kota Kotamobagu, Selasa (13/08/2019).

“Informasi yang cepat dibutuhkan agar potensi gangguan Kamtibmas dapat dicegah sejak dini,” sebut Danramil Kapten Inf Asrak Badarun.

Kapten Asrak menhelaskan, “Berbagai potensi kerawanan sosial yang dapat menimbulkan konflik dapat terjadi setiap saat di masyarakat. Potensi itu bila tidak dicegah sejak dini, dikhawatirkan dapat menjadi penyulut perpecahan. Karenanya, masyarakat diharapkan dapat bersinergi dengan TNI dalam menjaga ketertiban dan kemanan,” ujarnya.

Danramil juga mengajak masyarakat untuk menjaga keutuhan bangsa dalam keragaman budaya, adat dan agama dalam bingkai NKRI.

Plh Camat Kotamobagu Barat Ibu Hj Rusni Paputungan SH mengatakan, Pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban. Sebab, Kamtibmas disebutkan Ibu Rusni merupakan salah satu faktor pendukung terlaksananya program pembangunan di pedesaan. ”Mari sama- sama kita membangun desa dan mewujudkan situasi yang aman dan nyaman agar berbagai program pembangunan yang dijalankan dapat terlaksana dengan baik,” imbau Ibu Rusni.

Bhabinkamtibmas Bripka Periangin pada sosialisasi penyuluhan Kamtibmas yang diikuti puluhan masyarakat dan pemuda itu menyebutkan, banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kerawanan sosial yang dapat menggangu terwujudnya Kamtibmas. Salah satu faktor yang saat ini menjadi perhatian serius pihaknya yakni, kerawanan narkoba di masyarakat. “Narkoba merupakan musuh bersama yang harus dibasmi hingga keakarnya, karena dampaknya mengganggu terwujudnya ketertiban dan keamanan di masyarakat,” tegas Bripka Periangin.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.