BOLMONG – – Di tengah aroma khas gabah yang baru digiling dan deru mesin penggilingan yang tak henti berputar, kehadiran seorang Babinsa menjadi gambaran nyata kedekatan TNI dengan masyarakat desa. Tak sekadar menjalankan tugas kewilayahan, aparat teritorial hadir memastikan setiap butir padi yang dihasilkan petani tetap memiliki nilai dan manfaat bagi kesejahteraan bersama.
Bertempat di Desa Lolak Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow, Babinsa Koramil 1303-11/Lolak Kopka Arman Kaluku melaksanakan kegiatan Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil) dengan melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas penggilingan padi milik Bapak Arifin Mokoginta, Senin (16/03/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa mengamati secara langsung setiap tahapan proses produksi, mulai dari penerimaan gabah dari petani, proses penggilingan, hingga tahap akhir pengemasan beras. Padi yang digiling merupakan jenis Rambo dengan hasil produksi mencapai kurang lebih 2 ton beras.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh proses berjalan secara transparan serta tidak terjadi praktik penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan petani maupun konsumen.
Selain melakukan pengawasan, Babinsa juga berdialog langsung dengan pemilik usaha penggilingan serta para pekerja guna mengetahui kondisi produksi dan distribusi hasil pertanian di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Kopka Arman Kaluku menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan seperti ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di tingkat desa.
“Sebagai aparat kewilayahan, kami hadir untuk memastikan proses pengolahan hasil pertanian berjalan dengan baik dan transparan. Harapannya, para petani mendapatkan harga yang layak, sementara masyarakat juga memperoleh beras dengan kualitas yang baik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pengawasan seperti ini juga menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan petani, yang merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Sementara itu, pemilik penggilingan padi, Arifin Mokoginta, mengapresiasi perhatian dan kehadiran Babinsa yang turut memantau kegiatan usaha penggilingan padi di wilayahnya.
Menurutnya, kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi motivasi bagi pelaku usaha dan petani untuk terus menjaga kualitas produksi.





