BOLMONG – – Pagi itu, harapan warga Desa Lobong terasa begitu nyata. Di tepi sungai yang selama ini menjadi penghalang aktivitas masyarakat, satu demi satu langkah baru dimulai. Kehadiran TNI bukan sekadar menjalankan program pembangunan, tetapi membawa semangat dan optimisme bagi warga yang telah lama menantikan akses yang lebih layak.
Kodim 1303/Bolaang Mongondow resmi melaksanakan kegiatan Ground Breaking pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III yang berlangsung di Desa Lobong Kecamatan Passi Barat, Jumat (27/03/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 1303/BM Letkol Inf Manase Lomo, S.H., M.IP., dan dihadiri unsur Forkopimcam serta masyarakat setempat.
Sebelum pelaksanaan peletakan batu pertama, kegiatan diawali dengan Zoom Meeting bersama Pangdam XIII/Merdeka yang diikuti seluruh Kodim jajaran di wilayah Kodam XIII/Merdeka. Dalam kegiatan tersebut, masing-masing Dandim melaporkan kesiapan pembangunan jembatan perintis yang menjadi bagian dari program strategis TNI AD untuk membantu masyarakat di daerah terpencil.
Dalam sambutannya, Dandim 1303/Bolmong Letkol Inf Manase Lomo menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami bersyukur hari ini dapat melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan jembatan di Desa Lobong. Ini bukan hanya program TNI AD, tetapi bentuk kebersamaan antara TNI, pemerintah dan masyarakat. Kami berharap jembatan ini nantinya benar-benar memberikan manfaat besar bagi warga,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi agar proses pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow melalui Suhendra Hamim ST, MT (Kadis PUPR Kab. Bolmong) menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Pemerintah daerah menilai pembangunan jembatan ini akan sangat membantu mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama oleh Dandim 1303/Bolmong bersama unsur pemerintah dan tokoh masyarakat, yang kemudian ditutup dengan pemberian tali asih kepada warga yang membutuhkan.
Tidak hanya itu, kepedulian TNI juga ditunjukkan melalui kegiatan karya bakti dengan membersihkan sepanjang aliran Sungai Lobong bersama masyarakat. Suasana kebersamaan terlihat begitu hangat, mencerminkan sinergi yang kuat antara TNI dan rakyat.





