BOLMUT – – Mentari pagi baru saja menghangatkan hamparan lahan pertanian di Desa Biontong Satu Kecamatan Bolangitang Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Di tengah deretan tanaman jagung yang mulai tumbuh hijau, tampak kebersamaan sederhana namun penuh makna. Seorang Babinsa bersama warga berdiri di antara barisan tanaman, menebar pupuk sambil berbincang hangat—sebuah gambaran nyata kedekatan TNI dengan rakyat.
Kegiatan tersebut dilakukan oleh Babinsa Koramil 1303-14/Bolangitang Sertu Moh. Taufik, yang melaksanakan kegiatan Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil) dengan membantu masyarakat melakukan pemupukan tanaman jagung milik Bapak Usno Ponamon, Minggu (08/03/2026).
Tanaman jagung jenis NK SUMO yang ditanam di lahan seluas kurang lebih satu hektare itu menjadi salah satu sumber penghidupan bagi keluarga petani di desa tersebut. Dengan penuh semangat kebersamaan, Babinsa turut terlibat langsung dalam proses pemupukan guna memastikan pertumbuhan tanaman dapat berjalan optimal.
Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian warga bukan sekadar membantu pekerjaan di lahan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat desa. Interaksi yang terjalin di tengah ladang menjadi ruang komunikasi yang hangat, di mana berbagai cerita dan harapan tentang masa depan pertanian desa ikut dibagikan.
Bapak Usno Ponamon mengaku merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa yang ikut turun langsung ke lahan pertaniannya.
“Dengan adanya Pak Babinsa yang ikut membantu di kebun, kami merasa diperhatikan. Selain membantu pekerjaan, beliau juga sering memberi semangat kepada kami para petani,” ungkapnya.
Sementara itu, Sertu Moh. Taufik mengatakan bahwa kegiatan pendampingan kepada petani merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah.
“Sebagai Babinsa, sudah menjadi tanggung jawab kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun kedekatan sekaligus memberikan motivasi kepada para petani agar tetap semangat mengelola lahan mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kebersamaan di lahan pertanian juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan silaturahmi antara aparat teritorial dengan warga desa.
“Ketika kami turun langsung ke lapangan dan bekerja bersama masyarakat, kepercayaan serta kebersamaan akan semakin kuat. Inilah kekuatan utama dalam membangun desa yang maju dan mandiri,” tutur Babinsa.





