Uji Nyali dan Mental, Kadet KKRI Taklukkan Outbound Militer di Asrama Kodim 1303/Bolmong

KOTAMOBAGU – – Di bawah langit cerah Kelurahan Biga, satu per satu kadet muda Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) berdiri di tepi ketinggian dengan tali pengaman terpasang erat di tubuh mereka. Nafas ditarik dalam, tatapan fokus ke bawah, lalu perlahan mereka melangkah mundur memulai reffeling. Sebuah langkah kecil yang menjadi simbol keberanian besar.

Kegiatan outbound tersebut merupakan bagian dari rangkaian Persami KKRI Gelombang IV Triwulan I TA 2026 Kodam XIII/Merdeka yang hari ini dipusatkan di Asrama Militer Kodim 1303/Bolmong Kelurahan Biga Kota Kotamobagu, Sabtu (14/02/2026).

Didampingi langsung oleh personel TNI dari Kodim 1303/Bolaang Mongondow, para peserta kadet KKRI terlebih dahulu menerima materi pengenalan senjata sebagai pembelajaran tentang kedisiplinan dan tanggung jawab. Bukan sekadar mengenal alat, namun memahami nilai profesionalisme dan kehati-hatian yang melekat pada diri setiap prajurit.

Tantangan fisik kemudian dimulai melalui penyebrangan tali satu dan tangga tali. Keseimbangan, kekuatan tangan, dan mental diuji secara bersamaan. Sorakan semangat dari rekan-rekan peserta terdengar memberi dukungan, menciptakan suasana kebersamaan yang kuat.

Salah satu peserta, Cinta Laoh yang berasal dari SMA Yadika Kopandakan mengungkapkan pengalamannya usai menyelesaikan Flying fox. “Awalnya saya takut, apalagi ini pertama kali turun dari ketinggian. Tapi setelah dibimbing oleh bapak TNI dan teman-teman memberi semangat, saya jadi lebih percaya diri. Rasanya bangga sekali bisa menyelesaikannya,” ujarnya dengan wajah masih memancarkan semangat.

Hal senada disampaikan peserta dari SMA Negeri 3 Kotamobagu. “Kegiatan ini melatih mental kami. Kami belajar untuk tidak mudah menyerah dan harus berani mencoba. Ini pengalaman yang tidak akan kami lupakan,” tuturnya.

Pendampingan dari personel TNI tidak hanya memastikan keamanan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran langsung tentang disiplin, keberanian, serta pentingnya kerja sama tim.

Sementara itu, Serma Heriman salah satu tim pendamping KKRI menuturkan, Melalui kegiatan outbound ini para kadet tidak hanya diuji secara fisik, tetapi juga ditempa secara mental. Mereka belajar bahwa keberanian bukan berarti tanpa rasa takut, melainkan kemampuan untuk mengendalikan rasa takut demi mencapai tujuan.

“Para peserta KKRI tidak hanya mengikuti latihan. Mereka sedang membangun fondasi karakter tentang tanggung jawab, kepemimpinan, dan semangat pantang menyerah,” tutur Serma Heriman.

Persami KKRI pun menjadi lebih dari sekadar kegiatan perkemahan. KKRI telah menjadi ruang pembentukan jiwa, tempat nilai-nilai kebangsaan dan kedisiplinan ditanamkan secara nyata. Di tangan generasi muda inilah, harapan masa depan bangsa terus tumbuh dan dikuatkan.

Tinggalkan Balasan