Empat Jam Tanpa Henti, Koramil Lolayan Pimpin Aksi Bersih Lumpur di Bakan

Advetorial, Bolmong19 Dilihat

B O L M O N G – – Pagi itu, langit Desa Bakan masih menyisakan mendung tipis. Sisa lumpur cokelat pekat menempel di dinding rumah warga, menggenangi lantai hingga menutup sebagian perabotan. Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Lolayan dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan banjir yang berdampak pada akses jalan, saluran drainase, serta rumah-rumah masyarakat.

Namun di tengah suasana pasca-banjir tersebut, semangat kebersamaan tampak menguat. Prajurit TNI dari Koramil 1303-04/Lolayan hadir di tengah masyarakat, tidak sekadar mengawasi, tetapi turut memegang sapu, mendorong lumpur, dan membantu warga membersihkan rumah mereka satu per satu.

Pada Sabtu (21/02/2026) pukul 08.00 Wita, Koramil 1303-04/Lolayan bersama Pemerintah Kecamatan Lolayan, karyawan PT JRBM, serta Damkar Kabupaten Bolaang Mongondow melaksanakan kegiatan pembersihan dampak banjir di Desa Bakan.

Dipimpin langsung oleh Danramil 1303-04/Lolayan, Letda Inf Muslimin, kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan ruas jalan utama desa yang tertutup lumpur, normalisasi saluran drainase, serta pembersihan rumah warga yang terdampak genangan air bercampur material tanah.

Dengan penuh semangat gotong royong, personel Koramil turun langsung masuk ke dalam rumah warga membantu membersihkan lantai yang dipenuhi lumpur tebal. Sementara itu, tim lainnya mengangkat kayu, bambu, dan material sampah yang terbawa arus banjir untuk dimuat ke kendaraan pengangkut.

Untuk mempercepat proses pemulihan, dikerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow yang melakukan penyemprotan badan jalan dan halaman rumah warga. Satu unit alat berat jenis greider milik PT JRBM turut dioperasikan guna meratakan material lumpur dan memastikan akses jalan kembali dapat dilalui kendaraan.

Letda Inf Muslimin selaku Danramil 1303-04/Lolayan menyampaikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan implementasi nyata pembinaan teritorial dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Sebagai aparat kewilayahan, sudah menjadi kewajiban kami untuk hadir dan membantu masyarakat saat mengalami kesulitan. TNI harus menjadi bagian dari solusi. Melalui sinergi bersama pemerintah kecamatan, Damkar, dan pihak perusahaan, kita bergerak cepat agar kondisi desa segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa respons cepat tersebut bertujuan mencegah dampak lanjutan, seperti gangguan kesehatan akibat lumpur dan genangan air yang berpotensi menjadi sumber penyakit.

Kehadiran prajurit TNI di tengah rumah-rumah warga yang terdampak banjir menghadirkan rasa haru tersendiri bagi masyarakat. Salah satu warga Desa Bakan, Ibu Marni (45), mengaku sangat terbantu dengan aksi cepat yang dilakukan Koramil bersama unsur terkait.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dan semua yang sudah membantu. Lumpur masuk sampai ke dalam rumah dan kami kewalahan membersihkannya. Dengan adanya bantuan ini, pekerjaan jadi lebih cepat dan kami merasa tidak sendirian,” tuturnya.

Selama kurang lebih empat jam, kegiatan pembersihan dilaksanakan dengan penuh dedikasi dan kebersamaan. Pada pukul 12.00 WITA, seluruh rangkaian kegiatan selesai dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Tinggalkan Balasan