Berlumpur Demi Rakyat, Babinsa Lolayan Bantu Petani Tanam Padi di Tungoi

Bolmong27 Dilihat

B O L M O N G – – Hamparan sawah yang tergenang air di Desa Tungoi Satu Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow, menjadi saksi kebersamaan yang penuh makna. Di bawah langit yang menaungi pegunungan Bolaang Mongondow, seorang prajurit TNI dengan seragam lorengnya tampak menyatu dengan lumpur sawah, sejajar dengan para petani, menanam bibit padi satu per satu dengan penuh ketekunan.

Dialah Bintara Pembina Desa atau Babinsa Koramil 1303-04/Lolayan Praka Tegar, yang melaksanakan kegiatan Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil) dengan membantu proses penanaman padi di lahan milik Bapak Tito (47), seorang petani di Desa Tungoi Satu yang menggantungkan hidupnya dari hasil pertanian, Minggu (01/03/2026).

Tanpa ragu, Praka Tegar turun langsung ke lahan berlumpur, ikut menanam bibit padi bersama warga. Kehadirannya bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk kepedulian dan komitmen nyata TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan serta mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa tugas seorang Babinsa tidak terbatas pada aspek keamanan wilayah, namun juga menyentuh sisi sosial dan ekonomi masyarakat binaannya. Pendampingan kepada petani menjadi bagian penting dalam memastikan proses tanam berjalan baik dan memberikan motivasi tersendiri bagi warga.

Dalam keterangannya, Praka Tegar menyampaikan bahwa keterlibatan dirinya adalah bentuk tanggung jawab moral sebagai aparat kewilayahan.

“Sebagai Babinsa, saya memiliki tanggung jawab untuk selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat ada permasalahan, tetapi juga dalam kegiatan produktif seperti ini. Ketahanan pangan berawal dari sawah dan kerja keras petani. Kami ingin memastikan mereka merasa didampingi dan diperhatikan,” ujar Babinsa.

Ia juga menambahkan bahwa kebersamaan di sawah menjadi sarana komunikasi efektif untuk mendengar langsung aspirasi petani, termasuk kendala yang dihadapi dalam proses pengolahan lahan hingga masa panen nanti.

Sementara itu, Bapak Tito mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian Babinsa yang terjun langsung membantu proses tanam.

“Kami sangat terbantu. Kehadiran Pak Babinsa memberi semangat bagi kami. Rasanya berbeda ketika bekerja bersama, ada motivasi tambahan,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan