Dari Tumpukan Kelapa, Babinsa dan Rakyat Menenun Harapan Ekonomi Desa

B O L M O N G – – Di balik tumpukan kelapa yang menggunung dan aroma kopra yang mengeluarkan uap khas-nya di Desa Baturapa Dua Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow, tersimpan kisah kebersamaan yang sederhana namun sarat makna. Di tempat inilah, semangat gotong royong kembali hidup. Menghubungkan TNI dan rakyat dalam satu tujuan yaitu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dari desa.

Bintara Pembina Desa atau Babinsa Koramil 1303-11/Lolak Serma I Gede Subaga, menunjukkan peran nyatanya sebagai aparat teritorial dengan melaksanakan kegiatan Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil). Ia turun langsung membantu warga dalam proses pengolahan daging kelapa kering (kopra), mulai dari memilah hingga memotong kopra berukuran besar menjadi bagian-bagian lebih kecil agar siap dipasarkan, Kamis (05/02/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi pengolahan milik Bapak Ade Paputungan, salah satu warga Desa Baturapa Dua yang menggantungkan penghidupan keluarganya dari usaha kopra. Dari proses pengolahan yang dilakukan secara manual dan penuh ketelitian tersebut, dihasilkan kurang lebih kurang lebih 200 kilogram kopra siap jual.

Serma I Gede Subaga menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas Babinsa untuk selalu hadir dan membantu masyarakat, tidak hanya dalam bidang keamanan, tetapi juga dalam mendukung aktivitas ekonomi warga binaan.

“Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan semangat, motivasi, serta membantu meringankan beban warga. Apa yang kami lakukan ini adalah bentuk kepedulian dan kebersamaan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sektor pertanian dan perkebunan, termasuk pengolahan kopra, merupakan salah satu penopang ekonomi masyarakat di wilayah Bolaang Mongondow. Oleh karena itu, pendampingan dan dukungan kepada warga menjadi hal yang penting untuk terus dilakukan.

Sementara itu, Bapak Ade Paputungan mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang ikut terlibat langsung dalam proses pengolahan kopra miliknya. Menurutnya, bantuan tenaga dan perhatian tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi dirinya dan para pekerja.

“Kami merasa diperhatikan. Kehadiran Babinsa bukan hanya membantu pekerjaan, tetapi juga memberikan motivasi bagi kami untuk terus berusaha,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan