Di Batas Desa Dumoga, Dandim Bolmong Gelorakan Gerakan Indonesia ASRI Lewat Karya Bakti

Bolmong20 Dilihat

B O L M O N G – – Pagi itu, mentari baru saja menanjak ketika derap langkah para prajurit menyatu dengan langkah warga. Di perbatasan Desa Tonom dan Desa Ibolian Satu, bukan sekadar sampah yang dibersihkan, tetapi sekat-sekat sosial yang dilebur dalam semangat kebersamaan.

Rabu, 25 Februari 2026 pukul 08.00 Wita, kawasan perbatasan Kecamatan Dumoga Timur dan Dumoga Tengah menjadi ruang kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat. Dipimpin langsung Komandan Kodim Kodim 1303/Bolaang Mongondow Letkol Inf Manashe Lomo SH MIP, kegiatan Karya Bakti dilaksanakan sebagai bagian dari dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI.

Tak ada jarak antara komandan dan warga. Prajurit memegang cangkul, ibu-ibu Persit mengumpulkan sampah, aparat kepolisian membersihkan saluran air, sementara masyarakat bahu-membahu merapikan akses jalan masuk Desa Ibolian Satu. Saluran air yang sebelumnya tersumbat kini mengalir lancar. Area perbatasan yang sempat dipenuhi sampah berubah menjadi ruang yang bersih dan tertata.

Kehadiran Dandim bersama unsur Forkopimcam dan para kepala desa memperlihatkan bahwa membangun daerah bukan hanya soal kebijakan, tetapi juga keteladanan di lapangan.

Dalam kesempatan itu, Dandim 1303/Bolmong Letkol Inf Manashe Lomo menuturkan, “Karya bakti ini adalah simbol bahwa kita kuat karena kebersamaan. TNI tidak berdiri di atas masyarakat, tetapi berdiri bersama masyarakat. Ketika lingkungan bersih, kesehatan terjaga, dan persaudaraan menguat, di situlah ketahanan wilayah terbentuk,” tuturnya.

Kegiatan yang berjalan tertib, aman, dan penuh kekeluargaan ini menjadi bukti bahwa nilai gotong royong masih hidup di Dumoga Raya. Lebih dari sekadar agenda rutin, karya bakti tersebut menjadi energi sosial yang memperkuat harmoni serta membangun kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan.

Tinggalkan Balasan