KKRI Tidak Hanya Tangguh Fisik, Juga Sigap dalam Pertolongan Pertama

Bolmong21 Dilihat

B O L M O N G – – Suasana aula pelatihan tampak serius namun penuh antusiasme ketika para kadet Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) mengikuti materi Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Di bawah arahan langsung Pelda Wiranto Kanoli bersama tim medis dari Rumkitban Kotamobagu, para peserta tidak hanya mendengarkan teori, tetapi juga mempraktikkan langsung teknik penanganan darurat.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Persami KKRI Gelombang IV Triwulan I TA 2026 Kodam XIII/Merdeka di wilayah Kodim 1303/Bolaang Mongondow.

Dalam sesi pelatihan, Pelda Wiranto Kanoli menjelaskan dasar-dasar pertolongan pertama, mulai dari penanganan korban pingsan, cedera ringan, hingga teknik evakuasi sederhana yang aman. Materi disampaikan secara sistematis dan mudah dipahami, disertai simulasi langsung agar peserta mampu memahami prosedur dengan benar.

Para kadet terlihat aktif saat mempraktikkan teknik membaringkan korban dalam posisi aman, memeriksa kesadaran, hingga cara melakukan pertolongan awal sebelum bantuan medis lanjutan datang. Pendampingan dari tim Rumkitban Kotamobagu memastikan setiap gerakan dilakukan sesuai prosedur keselamatan.

Pelda Wiranto Kanoli dalam arahannya menekankan bahwa keterampilan P3K sangat penting dimiliki generasi muda. “Sebagai calon pemimpin masa depan, kalian harus siap dalam berbagai situasi, termasuk ketika menghadapi kondisi darurat. Pertolongan pertama yang tepat dapat menyelamatkan nyawa,” tuturnya.

Kegiatan KKRI tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan rasa kepedulian, tanggung jawab, serta kesiapsiagaan terhadap sesama. Nilai kemanusiaan menjadi bagian penting dalam pembinaan karakter yang diberikan kepada para kadet.

Tinggalkan Balasan