Dari Sabut Jadi Harapan, Babinsa Turun Tangan Bantu Petani Kelapa di Desa Bigo

Bolmut40 Dilihat

BOLMUT – – Asap tipis mengepul di bawah naungan terpal biru, menyatu dengan semangat kebersamaan yang hangat di Desa Bigo Kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Di tengah tumpukan buah kelapa yang berserakan, tampak sosok prajurit TNI berdiri berdampingan bersama warga, bukan sekadar hadir, tetapi ikut bekerja dan merasakan denyut kehidupan masyarakat binaannya.

Adalah Bintara Pembina Desa atau Babinsa Koramil 1303-13/Kaidipang Sertu Muhlis Pontoh, yang melaksanakan kegiatan Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil) dengan membantu proses pengeringan buah kelapa milik warga setempat. Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi pengolahan kopra milik Bapak Yusuf (56), seorang petani kelapa di Desa Bigo, Selasa (03/03/2026).

Proses pengeringan dilakukan secara tradisional dengan memanfaatkan sabut atau kulit kelapa sebagai bahan bakar. Sabut dibakar secara bertahap untuk menghasilkan panas yang merata, sehingga daging kelapa matang dan mengering sempurna sebelum diolah menjadi kopra. Metode ini memerlukan ketelitian dan tenaga ekstra agar hasil yang diperoleh memiliki kualitas baik dan bernilai jual tinggi.

Kehadiran Babinsa bukan sekadar membantu secara fisik, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan. Melalui kegiatan Bintahwil, Babinsa turut memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari ketahanan wilayah secara menyeluruh.

Sertu Muhlis Pontoh menyampaikan bahwa pendampingan tersebut merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Babinsa dalam membangun kedekatan serta membantu kesulitan rakyat di sekelilingnya.

“Sebagai aparat kewilayahan, kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan. Apa yang kami lakukan hari ini adalah bentuk kebersamaan dan komitmen TNI untuk selalu berada di tengah rakyat,” ujar Sertu Muhlis.

Menurutnya, sektor pertanian kelapa memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian masyarakat Desa Bigo. Oleh karena itu, pendampingan sederhana seperti membantu proses pengeringan kopra diharapkan mampu meringankan beban petani sekaligus mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.

Sementara itu, Bapak Yusuf mengaku merasa terbantu dan bangga atas kepedulian Babinsa yang turun langsung membantu proses pengolahan kelapanya.

Tinggalkan Balasan