B O L M U T – – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap masa depan daerah kembali mengemuka dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Kegiatan yang digelar pada Kamis (29/01/2026) di ruang rapat Kejaksaan Negeri Bolmong Utara tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor demi menjaga stabilitas keamanan serta mendorong percepatan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Rapat yang dihadiri unsur pimpinan daerah ini berlangsung dalam suasana dialogis dan konstruktif, mencerminkan komitmen bersama untuk menjadikan Bolmong Utara sebagai wilayah yang aman, kondusif, dan terus bergerak maju.
Bupati Bolmong Utara, Dr. Sirajudin Lasena, SE., MEc.Dev, menyampaikan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Bolmong Utara hingga saat ini masih terjaga dengan baik. Aktivitas masyarakat berjalan normal di berbagai sektor, menjadi modal penting dalam melanjutkan pembangunan dan pelayanan publik.
Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menindaklanjuti isu-isu yang berkembang di masyarakat, termasuk pencegahan tindak pidana perdagangan manusia. Ia akan menginstruksikan seluruh sangadi agar aktif memberikan edukasi kepada warga guna meningkatkan kewaspadaan dan perlindungan masyarakat di tingkat desa.
Dalam kesempatan yang sama, Dandim 1303/Bolaang Mongondow, Letkol Inf Manashe Lomo, S.H., M.I.P, menegaskan dukungan penuh TNI terhadap seluruh program pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan langsung dengan peningkatan kesejahteraan dan ketahanan masyarakat di tingkat desa.
Dandim menjelaskan bahwa TNI, melalui jajaran kewilayahan, terus aktif melakukan pendampingan dan koordinasi dengan pemerintah desa. Salah satu fokus utama saat ini adalah percepatan pelaksanaan program KDKMP, yang ditargetkan hadir di setiap desa di Kabupaten Bolmong Utara.
“Kami telah memerintahkan para Danramil untuk berkoordinasi langsung dengan kepala desa. Targetnya jelas, setiap desa harus memiliki KDKMP sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian dan ketahanan masyarakat,” ungkap Dandim.
Ia menambahkan bahwa tantangan utama di lapangan umumnya berkaitan dengan kesiapan lahan. Oleh karena itu, Dandim berharap adanya sinergi dan edukasi dari pimpinan daerah kepada pemerintah desa agar dapat menyiapkan lahan yang dibutuhkan demi kelancaran program.
Selain itu, Dandim juga menyoroti potensi wilayah pesisir Bolmong Utara yang cukup besar. Menurutnya, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan langkah strategis yang perlu didukung bersama, mengingat sebagian besar wilayah Bolmong Utara berada di kawasan pesisir.
“Kami siap berkoordinasi dengan dinas terkait, khususnya dinas kelautan, agar program ini berjalan optimal dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat nelayan,” ujarnya.









