BOLMONG UTARA – – Mentari pagi di Pasar Sangkub Desa Sangkub Tiga Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, menyinari wajah-wajah penuh semangat yang berkumpul dengan satu tujuan mulia yaitu bergotong royong demi lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman. Di antara warga, guru, dan puluhan pelajar, tampak pula prajurit TNI yang hadir bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi menjadi bagian dari denyut kehidupan masyarakat.
Kegiatan Karya Bakti yang dilaksanakan pada pagi hari tersebut menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Kebersamaan yang terjalin tidak hanya menghadirkan aksi bersih-bersih lingkungan, namun juga menumbuhkan nilai solidaritas, kepedulian sosial, serta semangat kolektif untuk mendukung gerakan Indonesia Asri.
Kegiatan ini dihadiri oleh Danramil 1303-15/Bintauna yang diwakili oleh Serka Supriyadi, Kepala Desa Sangkub Tiga Bapak Musrin Kobandaha, anggota Babinsa Koramil 15/Bintauna, para guru SMP Negeri 6 Sangkub, sekitar 15 orang masyarakat, serta kurang lebih 50 siswa-siswi yang turut ambil bagian dengan penuh antusias, Jumat (27/02/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi sebagai bentuk kesiapan dan komitmen bersama. Dalam kesempatan tersebut disampaikan materi tentang makna dan tujuan karya bakti, yakni serangkaian aksi sosial gotong royong untuk meningkatkan kebersihan, kesehatan, serta infrastruktur lingkungan, khususnya di area pasar yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Karya bakti bukan hanya tentang membersihkan lingkungan, tetapi juga tentang membangun kesadaran bersama bahwa kebersihan adalah tanggung jawab kolektif. Melalui kegiatan ini, TNI bersama masyarakat berupaya mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan solidaritas, dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Ditempat terpisah, Danramil 1303-15/Bintauna Kapten Kav Lamapa Lauma menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Koramil dalam mendukung program pembinaan teritorial sekaligus gerakan Indonesia Asri.
“Karya bakti ini adalah wujud nyata kepedulian TNI terhadap lingkungan dan masyarakat. Kami ingin hadir bukan hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi sebagai mitra dan sahabat rakyat. Dengan kebersamaan seperti ini, kita memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat sekaligus menanamkan nilai gotong royong kepada generasi muda,” ungkap Danramil.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan pelajar dalam kegiatan tersebut menjadi investasi karakter yang sangat penting.
“Kami berharap anak-anak sekolah dapat tumbuh dengan kesadaran bahwa menjaga kebersihan dan lingkungan adalah bagian dari cinta tanah air. Lingkungan yang bersih adalah fondasi masyarakat yang sehat dan sejahtera,” tuturnya.







