KOTAMOBAGU – – Di tengah bentang wilayah Bolaang Mongondow Raya yang luas, dari kawasan pesisir hingga pedalaman, satu per satu bangunan mulai berdiri. Ia mungkin belum sepenuhnya rampung, namun di balik rangka beton dan dinding yang perlahan terbentuk, tersimpan semangat pengabdian dan harapan akan pelayanan yang lebih baik di masa depan. Itulah gambaran pembangunan Gerai KDKMP yang saat ini tengah dikawal Kodim 1303/Bolaang Mongondow.
Hingga Rabu, 04 Februari 2026, Kodim 1303/Bolmong mencatat perkembangan pembangunan Gerai KDKMP di wilayah teritorialnya yang meliputi Kota Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, dan Bolaang Mongondow Utara. Progres pembangunan bervariasi, mulai dari tahap awal hingga mendekati penyelesaian, menyesuaikan dengan kondisi geografis, kesiapan material, dan situasi teknis di lapangan.
Di beberapa desa, aktivitas pembangunan berlangsung beriringan dengan denyut kehidupan masyarakat. Tukang bekerja sejak pagi, aparat kewilayahan rutin memantau, sementara warga sekitar menyaksikan dengan harapan bahwa fasilitas tersebut kelak akan membawa manfaat bagi lingkungan mereka. Proses ini tidak selalu berjalan mulus, ada lokasi yang progresnya masih rendah dan ada pula yang untuk sementara dihentikan. Namun semangat untuk menuntaskan pembangunan tetap terjaga.
Komandan Kodim 1303/Bolmong Letkol Inf Manashe Lomo, S.H M.I.P menegaskan bahwa pembangunan Gerai KDKMP bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sarana pendukung agar ke depan dapat berfungsi lebih optimal dan tertata.
“Pembangunan Gerai KDKMP ini kami pandang sebagai investasi jangka panjang. Bukan hanya untuk mendukung kegiatan dan pelayanan, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik, tertib, dan representatif,” ujar Dandim.
Ia menambahkan bahwa setiap tahapan pembangunan tetap dilaksanakan dengan prinsip kehati-hatian dan pengawasan berjenjang. Untuk itu, Dandim telah memerintahkan seluruh Danramil jajaran agar aktif melakukan monitoring serta membantu proses pembangunan di wilayah binaannya masing-masing.
“Kami tekankan kepada Danramil agar selalu hadir di lapangan, memantau perkembangan, membantu koordinasi, dan memastikan setiap kendala bisa segera dilaporkan dan ditangani. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai satuan kewilayahan,” lanjutnya.
Di wilayah Kota Kotamobagu dan beberapa kecamatan di Kabupaten Bolaang Mongondow, progres pembangunan telah menunjukkan capaian yang menggembirakan. Sementara di wilayah Bolaang Mongondow Selatan, salah satu lokasi bahkan telah melampaui tiga perempat dari total pekerjaan. Di sisi lain, wilayah Bolaang Mongondow Timur dan Bolaang Mongondow Utara masih berada pada tahap awal, namun seluruh titik tetap masuk dalam skema pengawasan dan perencanaan bertahap.
“Kami menyadari bahwa pembangunan membutuhkan waktu, konsistensi, dan sinergi. Oleh karena itu, proses ini dijalankan dengan mengedepankan ketertiban administrasi, keamanan, serta kebermanfaatan jangka panjang. Setiap progres, sekecil apa pun, dipandang sebagai langkah maju menuju tujuan Bersama,” tutur Dandim Bolmong.









