Kasdim Bolmong Hadiri Peringatan Isra Mi’raj, Perkuat Sinergi dan Silaturahmi di Kotamobagu

KOTAMOBAGU – – Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah menjadi momentum kebersamaan dan refleksi spiritual bagi masyarakat Kota Kotamobagu. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Agung Baitul Makmur Kotamobagu, Senin malam (19/01/2026) dan dihadiri sekitar 500 jamaah dari berbagai unsur.

Kehadiran Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1303/Bolmong Mayor Arh Achmad Janis dalam kegiatan ini mewakili Komandan Komandan Kodim 1303/Bolaang Mongondow. Yang menjadi wujud nyata komitmen TNI AD dalam mendukung kegiatan keagamaan serta mempererat hubungan harmonis dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

Acara peringatan Isra Mi’raj ini juga dihadiri oleh Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.M, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para pimpinan OPD, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya. Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan laporan ketua panitia dan sambutan Wali Kota Kotamobagu.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi pengingat pentingnya hijrah menuju pribadi yang lebih baik, khususnya dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat. Momentum ini juga dinilai mampu memperkuat silaturahmi dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kotamobagu.

Sementara itu, Kasdim 1303/Bolmong Mayor Arh Achmad Janis, di sela kegiatannya menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari pembinaan teritorial, guna memperkokoh nilai-nilai keimanan, persatuan, serta menjaga kondusivitas wilayah.

“TNI-AD akan senantiasa siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan kehidupan sosial yang rukun dan harmonis,” tutur Kasdim.

Ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Ali Antoni, S.Ag semakin menambah kekhusyukan suasana. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan peristiwa Isra Mi’raj sebagai penguat iman dan pengingat pentingnya sholat lima waktu sebagai tiang agama.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah antar tamu undangan dan jamaah. Seluruh rangkaian acara selesai pada pukul 21.30 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan lancar, mencerminkan sinergi yang baik antara aparat, pemerintah, dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan