Semangat Kemandirian Desa Menguat, 70 Koperasi Merah Putih Dibangun di Bolmong Raya

Kotamobagu39 Dilihat

KOTAMOBAGU – – Di tengah semangat membangun dari pinggiran negeri, harapan baru tumbuh di desa-desa Bolaang Mongondow Raya. Program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai menunjukkan wujud nyatanya melalui pembangunan 70 titik koperasi yang tersebar di wilayah Kodim 1303/Bolaang Mongondow. Kehadirannya menjadi simbol kebangkitan ekonomi kerakyatan yang berakar kuat dari desa.

Saat ini, seluruh titik KDKMP tersebut masih dalam tahap pembangunan. Program ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi masyarakat berbasis koperasi, sekaligus mendorong pemerataan kesejahteraan hingga ke pelosok wilayah.

Sebagai aparat kewilayahan, Kodim 1303/Bolaang Mongondow turut berperan aktif dalam melakukan pendampingan, monitoring, dan pengawalan agar proses pembangunan berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran.

Saat dikonfirmasi, Komandan Kodim 1303/Bolaang Mongondow Letkol Inf Manashe Lomo, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh pelaksanaan program nasional tersebut di wilayah teritorialnya, Kamis (19/02/2026).

“Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat desa. Kodim 1303/Bolmong siap mendukung dan mengawal pelaksanaannya agar berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Dandim.

Menurutnya, koperasi memiliki peran penting sebagai wadah pemberdayaan ekonomi rakyat. Melalui pengelolaan yang profesional dan transparan, KDKMP diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi produktif, membuka peluang usaha baru, serta memperkuat daya saing pelaku UMKM, petani, dan nelayan di daerah.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, keberadaan koperasi juga dinilai mampu memperkuat solidaritas sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Dengan penguatan ekonomi lokal, stabilitas dan ketahanan wilayah pun akan semakin kokoh.

Kodim 1303/Bolmong terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna memastikan pembangunan di 70 titik tersebut berjalan sesuai rencana. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama agar manfaat program nasional ini dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.

Letkol Inf Manashe Lomo, S.H., M.I.P. menambahkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan koperasi ke depan.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan dan mengelola koperasi ini dengan penuh tanggung jawab. Jika dikelola dengan baik, koperasi akan menjadi pilar penting dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian desa,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan