oleh

Bantu Tanam Jagung, Kehadiran Babinsa Merupakan Motivasi Bagi Petani

-Bolmut-393 views

B O L M U T – Pendampingan ketahanan pangan terhadap para petani di wilayah Koramil 1303-15/Bintauna saat ini difokuskan terhadap para petani jagung, Dengan kegiatan menanam bibit jagung di Kelompok Tani Dirgahayu yang berada di Desa Sangkub Dua Kecamatan Sangkub Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Kali ini Serda Yohanis A Pasomba selaku Babinsa Sangkub Dua tanpa sungkan terjun langsung bersama petani desa binaannya menanam benih jagung varietas Bisi-2 di lahan seluas 01 hektar milik Bapak Zainuddin Saleh warga Desa Sangkub Dua, Senin (17/06/2019).

Menurut keterangan Serda Yohanis bahwa tanaman jagung adalah salah satu tanaman pangan kedua setelah padi dan banyak dimanfaatkan sebagai makanan pokok di beberapa daerah. Selain itu juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan seperti untuk jagung bakar, batang dan daunnya sebagai pakan ternak, bahan baku makanan ringan serta sejumlah manfaat lainnya.

“Kondisi lahan di wilayah Desa Sangkub Dua yang rata-rata merupakan perbukitan dan pegunungan, sangat cocok ditanami jagung terlebih di musim kemarau saat ini,” imbuhnya.

Untuk itu, lanjut Serda Yohanis, Pendampingan ketahanan pangan yang dilakukannya bersama PPL, tidak hanya ditujukan bagi para petani yang menanam padi namun petani yang menanam tanaman jagung dan kedelai juga termasuk di dalamnya.

Terpisah, Plh Danramil 1303-15/Bintauna Pelda Tenny Warouw saat dikonfirmasi menuturkan, Pendampingan terhadap petani dan kelompok tani sudah menjadi tugas tambahan Babinsa dalam mensukseskan program swasembada pangan dan ini bagian dari upaya khusus (Upsus) ketahanan pangan dalam meningkatkan hasil produksi pertanian, baik padi, jagung maupun kedelai (Pajale) di wilayah binaan.

“Pendampingan yang dilakukan Babinsa ini sudah dimulai sejak pemilihan benih atau varietas yang cocok dengan kondisi geografi, penyiapan dan pengolahan lahan, masa tanam, perawatan, pemupukan hingga saat panen,” ungkapnya.

“Kehadiran Babinsa harus bisa mengajak dan memotivasi para petani agar mengolah lahan dengan baik, tepat dan benar sehingga produksi pertanian meningkat dan dengan sendirinya pendapatan petani akan bertambah,” pungkas Pelda Tenny Waorouw.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.